IDENTITAS BUKU
Judul Novel : Labirin Lazuardi, Ketika Bumi Menangis
Penulis : Gola Gong
Penerbit : Tiga Serangkai
Tahun Terbit : 2007
Tebal : 222 halaman
SINOPSIS
Novel Labirin Lazuardi ini
menceritakan tentang perjalanan seorang anak remaja kaya bernama Lazuardi,
dalam mencari arti sebuah kehidupan. Meskipun hidup dengan uang berlimpah,
namun bukan kenyamanan dan ketenangan yang dirasakan Lazuardi. Justru perasaan
gusar dan kosonglah yang selama ini selalu menghinggapi Lazuardi. Terlebih
setelah mengetahui perbuatan tidak pantas yang dilakukan oleh Ayahnya sendiri,
yang pergi bersama wanita lain ke sebuah vila. Memiliki latar belakang keluarga
yang terpecah belah, akhirnya Lazuardi memilih untuk meninggalkan kehidupan
lamanya yang jauh dari kata baik-baik.
Lazuardi memilih untuk meninggalkan
segala hingar bingar perkotaan, dan memutuskan untuk berkelana tanpa arah demi
mencari makna kehidupan. Dari menumpang ke sebuah truk, hingga sempat berurusan
dengan polisi sudah pernah ia alami. Hingga akhirnya ia tiba di sebuah desa,
dan bertemu dengan seorang pengurus Masjid, disanalah ia memulai babak baru
dalam kehidupannya. Lazuardi mulai belajar shalat, mengaji, dan bersosialisasi
dengan penduduk desa. Namun bukan berarti kehidupan Lazuardi di desa tersebut
tidak terusik, justru di desa itulah ia menghadapi masalah-masalah baru yang
muncul. Perjalanan Lazuardi dalam mencari makna kehidupan yang sebenarnya, baru
saja dimulai.
UNSUR INTRINSIK
Tema : Perjalanan seorang anak remaja dalam mencari
makna kehidupan.
Latar Belakang : Truk, pegunungan, pesisir pantai, Masjid,
vila.
Waktu : Pagi hingga malam.
Suasana : Mengharukan, menyenangkan, menegangkan.
Alur : Maju mundur.
Gaya Bahasa : Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh pembacanya.
Amanat : 1. Beribadah akan menjadikan pikiran
dan hati kita lebih tenang.
2. Dalam keluarga harus selalu mendukung satu sama lain dan hidup harmonis.
3. Melakukan kebaikan adalah jawaban atas semua permasalahan.
2. Dalam keluarga harus selalu mendukung satu sama lain dan hidup harmonis.
3. Melakukan kebaikan adalah jawaban atas semua permasalahan.
Penokohan: 1. Lazuardi adalah sosok remaja tampan dan tangguh.
2. Latief adalah sosok pria yang taat
beribadah.
3. Cak Leman dan Buto adalah kawanan preman
yang kejam.
4. Pak Haji adalah sosok pria religius yang
taat beribadah.
5. Aji adalah seorang pria yang gemar membaca dan tanggap terhadap permasalahan kehidupan.
5. Aji adalah seorang pria yang gemar membaca dan tanggap terhadap permasalahan kehidupan.
KELEBIHAN NOVEL
Dalam novel ini terdapat kata-kata
yang membuat kita terinpirasi untuk semangat dalam menjalani kehidupan. Mengajarkan
kita untuk selalu taat beribadah dan senantiasa mengingat Allah. Ditambah lagi
dengan menggunaan bahasa yang mudah dimengerti dan dapat membuat kita seperti
melihat sendiri kejadian-kejadian menarik yang terdapat di dalam novel ini.
KEKURANGAN NOVEL
Kekurangan yang dimiliki oleh novel
ini yaitu terdapat beberapa kata yang sulit dimengerti, terutama oleh pembaca
yang awam dengan penggunaan kata-kata yang biasa ada dalam sebuah novel.
KRITIK DAN SARAN
Kisah yang begitu mengharukan,
membuat kita berpikir tentang sebuah makna kehidupan. Sayangnya terdapat
beberapa kata yang saya sulit mengerti dan mengharuskan saya membuka kamus.
Namun selebihnya, saya sangat puas dengan keseluruhan isi novel tersebut. Dan
menyarankan untuk yang belum membacanya agar segera membacanya, karena novel
ini dapat menambah wawasan kita dalam menghadapi permasalahan social yang ada.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar